Ketahui 4 Hal Sebelum Membeli Kaca Film

Kaca film adalah suatu aksesoris paling penting pada mobil karena memiliki peranan dalam menghalau panasnya sinar matahari. Pemasangannya yang bisa terdapat pada hampir seluruh bagian jendela, kata film ini mampu menghadirkan rasa nyaman bagi para pengendara maupun penumpang saat berada di jalanan. 

Disamping itu, kaca film keberadaannya begitu diperlukan mengingat kemampuannya dalam menghalau sinar cahaya matahari yang membuat silau para pengendara sehingga mengganggu pemandangan jalan. 

Walau begitu, terdapat sejumlah hal yang perlu Anda ketahui Untuk memperoleh kaca film berkualitas baik. Di bawah ini tips yang bisa anda gunakan dalam melakukan pembelian kaca film di situs kami. 

Tingkat Kegelapan 

Hal yang perlu diketahui saat membeli kaca film, terutama untuk pemasangan bagian depan mobil yaitu level kegelapan. Usut punya usut, bagian inilah yang akan mempengaruhi pandangan pengendara ketika berada di jalan, sangat direkomendasikan untuk menggunakan jenis kaca yang memiliki level kegelapan maksimal 40% saja. 

Harus Terang Apabila Dilihat Dari Dalam 

Kaca film yang memiliki kualitas unggul tentu saja harus berkarakteristik terlihat terang apabila dilihat dari bagian dalam mobil. Telah tersedia aneka jenis tertentu yang memiliki kenampakan redup dan gelap, baik dari luar bahkan dalam mobil. Hal ini tentu akan sangat membahayakan karena akan mengganggu jarak pandang saat berkendara. 

Jenis Perlindungan UV 400 

Apabila anda sering mengalami dalam kemacetan ketika berkendara di bawah cuaca yang cerah dan panas, ada baiknya jika anda ada pembeli kaca film dan memiliki perlindungan UV 400, sebab kaca film tersebut mampu melindungi kulit dari panas teriknya sinar matahari. Faktor perlindungan pada UV 400 Mampu menghalau sinar matahari sampai 99%. 

Belilah Kaca Film Dengan Layanan Purna Jual Terbaik 

Sebelum anda memutuskan untuk membeli kaca film, ada baiknya jika Anda memilih kaca film berkualitas keunggulan, dengan begitu maka anda akan terhindar dari resiko pengelupasan, perubahan warna, delaminasi, demetalisasi, keretakan yang biasanya diakibatkan oleh kekeliruan manufaktur bahan maupun pemasangannya.