Sebelum Beli, Yuk Kenali 3 Jenis Material Kaca Film Mobil!

Dewasa ini, kaca film telah menjadi salah satu komponen tambahan yang paling banyak diaplikasikan pada sejumlah mobil. Tidak hanya memiliki peranan dalam menangkal sinar matahari, namun kaca film juga mampu meningkatkan keamanan atau privasi, sekaligus menjadi pemanis tampilan eksterior mobil. Hanya saja, banyak pengguna kaca film saat ini tidak mengetahui dengan betul dasar dari pembuatan komponen aksesoris mobil tersebut. Padahal, masing-masing material pada kaca film memiliki karakteristik berbeda yang tentu saja untuk mempengaruhi terhadap patokan harga. 

Berikut ini akan kami paparkan beberapa bahan yang biasanya digunakan pada industri kaca film. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya. 

Metal 

Biasanya material ini tidak begitu optimal dalam menjaga kestabilan suhu dalam area kabin mobil. Sebab, bahan-bahan lain yang diaplikasikan juga tidak terlalu bagus kualitasnya. Sangat wajar apabila harga jual kaca film semacam ini paling murah di pasaran.

Nano keramik

Jika dibandingkan dengan bahan metal, kaca film yang mengaplikasikan Nano keramik memiliki durasi penggunaan yang jauh lebih lama. Hal ini dikarenakan kaca film harus dicelupkan terlebih dahulu agar dapat melekat dengan nano keramik. Hal yang lumrah apabila harga dari kaca film keramik cukup mahal di pasaran, kurang lebih Rp 2 jutaan sampai Rp 6 jutaan. 

Organic Windows 

Kaca film dengan material ini mungkin bisa anda jadikan sebagai pilihan alternatif. Kualitas dan harga yang ditawarkan di pasaran berada di antara material metal dan nano keramik. Oleh sebab itu, varian warna yang ditawarkan bukanlah hitam pekat. Namun ada varian warna lain yaitu kehijauan.